Cintaku...
Bermata setia
Berbibir jujur berbudi
Bertangan berpegang teguh janji
Berkaki bertumpu tulus
Berjantung hati satu cinta
Berparuh jiwa satu tubuh selamanya
Saudara sahabat, coba baca sejenak lima syair kehidupan yg ku paku dalam kotak ini. Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari saya.
Jumat, 29 April 2016
Abadi
Terang.. tenang bersamamu
Gelap.. lelap di pelukmu
Cinta tumbuh pada dua bibir mimpi
Mekar abadi dalam dua jiwa yang setia
Gelap.. lelap di pelukmu
Cinta tumbuh pada dua bibir mimpi
Mekar abadi dalam dua jiwa yang setia
Akulah tuhan
Temukan aku di dalam setiap rumah dengan saling menghormati dan menghargai penuh kasih
Temukan aku pada jiwa setiap manusia dengan berdoa serta bekerja penuh iman dan harapan
Kau tidak akan menemukan aku dengan membunuh sesamamu
Kau tidak akan menemukan aku dengan membunuh dirimu
Akulah yang membangun dan akulah yang berhak merobohkan rumahmu juga mengambil jiwamu
Akulah tuhan
Temukan aku pada jiwa setiap manusia dengan berdoa serta bekerja penuh iman dan harapan
Kau tidak akan menemukan aku dengan membunuh sesamamu
Kau tidak akan menemukan aku dengan membunuh dirimu
Akulah yang membangun dan akulah yang berhak merobohkan rumahmu juga mengambil jiwamu
Akulah tuhan
Aku ayahmu
Pakailah jaketku yang sederhana ini
Aku baru lima kali memakainya
Ku bawa serta cermin untukmu
Perhatikan tujuh titik sudut wajahmu
Lembut tingkah sambut petuah
Sudi laku budi terkenang
Aku ayahmu
Aku baru lima kali memakainya
Ku bawa serta cermin untukmu
Perhatikan tujuh titik sudut wajahmu
Lembut tingkah sambut petuah
Sudi laku budi terkenang
Aku ayahmu
Langganan:
Postingan (Atom)