hanya lewat telepon
jarak masih saja terentang
tangan sudah cukup lama tak bersalam
jarak masih saja terentang
tangan sudah cukup lama tak bersalam
aku menulis rindu ini di sudut tanah lapang dusun,
di malam yang dingin dan sepih, ada bayangmu menari
di malam yang dingin dan sepih, ada bayangmu menari
aku melihat burung2 muda bernyanyi di kebun,
di pagi berkabut rendah, aku terngiang dirimu
di pagi berkabut rendah, aku terngiang dirimu
saudaraku apa kabarmu
pulanglah di musim tanam ini, tinggallah beberapa hari disini
kita membersihkan rumput di kebun, menebas ranting2 pohon yang mengganggu,
membakar daun2 yang telah gugur, dan menyusun kembali batu dan kerikil yang berserak
pulanglah di musim tanam ini, tinggallah beberapa hari disini
kita membersihkan rumput di kebun, menebas ranting2 pohon yang mengganggu,
membakar daun2 yang telah gugur, dan menyusun kembali batu dan kerikil yang berserak
kau boleh kembali setelah kebun kita bersih
kau boleh kembali untuk menantang hidup
kami menunggu kabarmu disini
hanya lewat telepon
kau boleh kembali untuk menantang hidup
kami menunggu kabarmu disini
hanya lewat telepon
Tidak ada komentar:
Posting Komentar